PROJECT
SUASI
Branding untuk insole kertas baru. Desain yang sadar lingkungan yang mengubah kemasannya menjadi produk itu sendiri, mengurangi berat lebih dari 90%.
HOW
Desain kemasan yang
dapat digunakan tanpa limbah.

Kami telah membranding produk wanita baru untuk Asheet Kobayashi, yang dikenal dengan sol sepatu kertas penggantinya, bernama SUASI. Kami menambahkan nilai pengalaman "produk perawatan bergaya yang tidak menyebabkan pengap dan bau bahkan ketika dipakai tanpa alas kaki" pada karakteristik sol sepatu pengganti. Untuk mewujudkan nilai tersebut, kami mengusulkan nama merek SUASI, yang berarti bertelanjang kaki dan juga merupakan nama pulau resor di Danau Titicaca di Peru, Amerika Selatan.

Kemasan dibuat dari bahan yang sama dengan produk dan tepinya dapat dipotong dengan gunting sehingga "kemasan telanjang" dapat digunakan sebagai sol dalam. Dengan demikian, satu set lima pasang produk dapat secara praktis digunakan untuk enam pasang. Desain ini menghasilkan pengurangan 92% berat kemasan per pasang dan pengurangan signifikan limbah kemasan dibandingkan dengan produk sebelumnya.


WHY
Bagaimana cara mengurangi
limbah kemasan?
Kemasan dan bahan pembungkus untuk barang konsumen, seperti makanan dan kebutuhan sehari-hari, mungkin bisa berharga sama mahalnya dengan produk itu sendiri, tetapi sebagian besar langsung menjadi sampah setelah dibeli, yang memiliki banyak dampak lingkungan. Misalnya, plastik di laut telah menjadi masalah global sementara kemasan memiliki fungsi penting seperti perlindungan, branding, membedakan produk di toko, dan lain-lain. Mengurangi limbah kemasan dan dampak lingkungan yang terkait telah menjadi tantangan besar bagi perusahaan dan produsen. Jadi, bagaimana kita bisa merancang kemasan untuk mengatasi dampak lingkungan sambil mempertahankan fungsi aslinya?
Emisi wadah dan kemasan kertas dari rumah tangga

Seberapa banyak limbah yang dapat kita kurangi dengan menjadi kreatif?


WILL
Menjadi produk terlaris
yang mengurangi
dampak lingkungan.
Diluncurkan pada tahun 2016, SUASI tetap menjadi produk terlaris bagi banyak wanita hingga saat ini. Kemasan, yang dulunya dianggap sebagai "kejahatan yang diperlukan" dari sudut pandang branding dan perlindungan produk sambil memberikan beban pada lingkungan, telah diubah menjadi produk itu sendiri. Proyek yang dipimpin desainer ini secara dramatis mengurangi limbah dan dampak lingkungan, dan menjadi studi kasus yang sukses dalam desain kemasan berkelanjutan.

INFORMATION
- What
- SUASI
- When
- 2016
- Where
- Japan
- Client
- Scope
- Packaging / Photograph (社内リリース素材使用のみ)
- SDGs
CREDIT
- Art Direction
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa)
- Graphic Design
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa, Takeshi Kawano)
- Photograph
- NOSIGNER (Yuichi Hisatsugu)
