PROJECT
ggg/ Integrasi
Fusi sebagai prinsip kreatif—diekspresikan melalui objek terintegrasi iPhone.
HOW
Penemuan—segala sesuatu
bersilang dan terintegrasi.

Bahkan dalam desain artefak, hal-hal terus berkembang dan mengambil dari kemajuan teknologi, minat manusia dan dalam konteks waktu yang berubah. Pengembangan spesies berdasarkan premis keragaman sangat menyerupai bentuk evolusi makhluk hidup. Penemuan terus berusaha melengkapi evolusi manusia. Menjadi lebih cepat dan lebih nyaman mungkin bukan jenis desain yang telah dimajukan oleh filosofi dan naluri umat manusia tersebut. Jika evolusi dan desain organisme hidup cukup mirip, hal itu seharusnya membuat inovasi lebih mudah, dengan memahami prosesnya dengan baik, menerapkan ini pada penemuan dan desain."Evolution Thinking" adalah metodologi kreativitas untuk pendidikan, untuk mempelajari cara berpikir, dari alam.

Pencampuran dan koeksistensi.
Makhluk hidup berintegrasi dan berevolusi. Contoh utama adalah cara organisme bersel tunggal menggabungkan jenis organisme lain, mitokondria, dalam proses evolusi menjadi sel hewan. Contoh lain termasuk bagaimana siput laut memperoleh kapasitas untuk fotosintesis dengan menelan klorofil dari alga, dan mekanisme dimana anak-anak mewarisi gen dominan dari orang tua mereka. Integrasi dapat dilihat sebagai salah satu hukum dasar evolusi.
Integrasi juga merupakan metode yang sangat diperlukan dalam desain dan inovasi buatan manusia. Joseph Schumpeter pernah mendefinisikan inovasi sebagai "kombinasi baru" (neue Kombination): dalam bidang penemuan manusia, mengintegrasikan hal-hal yang berbeda adalah fondasi untuk menciptakan yang baru.
Contoh integrasi antara ranah alami dan buatan adalah rekayasa genetika. Manusia telah membuka rahasia DNA dan mencapai tahap dimana organisme dapat dilengkapi dengan fungsi baru, seperti dalam kasus implantasi gen laba-laba pada bakteri coli untuk memungkinkan mereka memproduksi jenis benang yang sama dengan sutra laba-laba. Namun, pertanyaan tentang bagaimana spesies baru dengan DNA yang "diretas" mungkin berdampak pada lingkungan mereka tetap terbuka; masa depan tidak diketahui, dan keraguan serius tetap ada.

Sirkuit Integrasi.
Dalam waktu yang singkat, ponsel yang kita gunakan telah menjadi integrasi dari radio, kamera, komputer, kompas, GPS, notepad, perangkat gaming, dan banyak alat lainnya. Seperti yang dinyatakan oleh istilah "inovasi destruktif". seiring kemajuan integrasi, pasar untuk alat-alat individual ini telah ditelan oleh smartphone. Di sini, kami telah mengumpulkan setiap dari alat-alat ini, dan mengamati bagaimana mereka diintegrasikan. Yang muncul dari ini secara keseluruhan adalah bentuk hasrat: jenis evolusi yang didambakan manusia. Kita juga dapat melihat sekilas margin yang tersisa untuk evolusi di masa depan.

WHY
Apa saja
dasar-dasar
untuk menciptakan inovasi?
Masyarakat berubah secara drastis. Bahkan sekarang 50 tahun kemudian sejak 1972, yang dikatakan sebagai batas pertumbuhan bagi manusia, kita masih tumbuh hari ini. Perubahan untuk menghentikan keruntuhan keanekaragaman hayati dan tindakan untuk menjaga masyarakat yang berkelanjutan tidak lagi memiliki waktu tenggang. Kita membutuhkan lebih banyak orang untuk mengubah masyarakat. Kita sering mengatakan bahwa hal-hal "berevolusi" dengan mengubah masyarakat. Jika kita mengatakan bahwa masyarakat yang berubah sedang berevolusi, akankah kita mampu belajar lebih banyak tentang proses masyarakat yang berevolusi ini, dari evolusi makhluk hidup?

WILL
Kreativitas Evolusional
terwujud
dengan mengintegrasikan
semua cara berpikir.
"Evolutional Creativity" dimulai sebagai pameran eksperimental kecil, dan saat ini secara bertahap menyebar, sambil didukung oleh para pendukung seperti perusahaan mobil, perusahaan real estat terbesar di Jepang dan manajer perusahaan global bidang pakaian. (Artikel referensi:
INFORMATION
- What
- ggg/Integration
- When
- 2016
- Where
- Tokyo, Japan
- Client
- Scope
- Installation / Space Design
CREDIT
- Artwork
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa)
- Photo
- Kunihiko Sato