PROJECT
FOODINNO 2040
hasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasilhasil
HOW
Sebuah inkubator untuk backcasting masa depan makanan.

FOODINNO2040 Fukui adalah platform inkubasi yang diluncurkan untuk menciptakan masa depan pangan berkelanjutan bagi wilayah tersebut. Kami menangani branding proyek ini dengan menentukan nama dan konsepnya serta membangun websitenya. Kami menciptakan namanya dengan menggabungkan FOOD dan INNOVATION dan menetapkan tagline-nya sebagai "The future of food, from Fukui."
Kami memilih tahun 2040, yang disebutkan dalam visi jangka panjang Prefektur Fukui, dan menggambarkannya sebagai "masa depan dekat" yang dapat divisualisasikan secara konkret oleh masyarakat. Kemudian kami menetapkan misi proyek ini untuk mendukung inisiatif bisnis di seluruh Jepang, khususnya yang memiliki teknologi dan proyek yang memegang kunci untuk menyelesaikan masalah masa depan, menggunakan Fukui sebagai lapangan demonstrasi.


Dalam merancang situs web, kami merangkum tantangan-tantangan spesifik yang diharapkan pada tahun 2040, seperti kekurangan pekerja di sektor primer, impor makanan/bahan, penggunaan pupuk kimia/pestisida, dan lainnya. Kami juga menciptakan skenario untuk menyampaikan masa depan makanan dengan rasa realitas, menggambarkan dua masa depan makanan: satu penuh harapan dan yang lain penuh keputusasaan. Kemudian kami mengundang berbagai proyek demonstrasi canggih dari bisnis di seluruh negeri untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah ini.

Karena proyek ini tentang makanan lokal, kami menggunakan simbol peta yang terkait dengan industri primer sebagai sarana komunikasi utama kami. Simbol-simbol ini meliputi sawah padi, ladang, kebun buah, dan pelabuhan perikanan. Karena banyak dari simbol-simbol ini berbentuk lingkaran, kami secara efektif menggunakan motif lingkaran untuk mendesain logo dan website. Untuk warna kunci proyek, kami memilih gradien cerah yang organik untuk membangkitkan masa depan yang gemilang bagi pertanian, perikanan, dan makanan.


WHY
Apakah sektor primer masa depan berkelanjutan?
Masa depan pangan sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan kita. Namun, masa depan ini justru terancam bagi Jepang karena tingkat kelahiran yang terus menurun dan populasi yang menua, meningkatnya permintaan pangan global, pemanasan global, dan perubahan iklim.
Industri primer Jepang telah mendukung pasokan pangan bagi rakyat negara tersebut. Namun, penelitian menunjukkan bahwa jumlah pekerja di sektor primer Jepang kemungkinan akan menurun hingga setengahnya dalam sepuluh hingga dua puluh tahun ke depan, termasuk para petani yang usia rata-ratanya adalah 67,9 tahun pada tahun 2022. Luas lahan pertanian di Jepang juga terus menurun. Selain itu, risiko yang terlibat dalam pengadaan bahan produksi dan pangan, yang selama ini Jepang andalkan dari impor, terus memburuk setiap tahun karena meningkatnya permintaan pangan akibat pertumbuhan populasi dunia, ketidakstabilan harga biji-bijian, dan menurunnya posisi internasional serta daya beli Jepang.
Emisi gas rumah kaca dari sistem pangan, termasuk produksi pupuk kimia, transportasi pangan, pengolahan, ritel, dan pembuangan limbah, diperkirakan menyumbang sekitar sepertiga dari total emisi antropogenik dan merupakan penyebab utama perubahan iklim. Pada saat yang sama, sektor primer mengalami kerusakan berat akibat kejadian cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini. Selain itu, kekhawatiran akan krisis protein (di mana permintaan protein melebihi pasokan) dan masalah terkait pangan lainnya terus bertambah. Di tengah situasi yang memburuk ini, sektor primer memerlukan inovasi pangan untuk menjadi berkelanjutan.
Penurunan jumlah pekerja pertanian kunci

Krisis Protein, dimana permintaan protein melebihi pasokan

Domain pertanian, perikanan dan pangan sebagai proporsi dari emisi gas rumah kaca (GRK)

Tren harga internasional biji-bijian dan komoditas lainnya


WILL
Memelihara wilayah yang dapat menghasilkan makanan lezat untuk masa depan.
Inovasi pangan yang memungkinkan sektor primer yang berkelanjutan kemungkinan akan menjadi industri yang berkembang pesat di masa depan, seperti yang mengimplementasikan robot, meningkatkan produktivitas melalui AI, dan menggunakan teknologi akuakultur yang efisien. Kami bertujuan menggunakan platform inkubasi ini untuk menarik banyak perusahaan startup yang menggunakan Fukui sebagai lapangan demonstrasi untuk menyelesaikan masalah masa depan.
Mengkomersialkan inovasi pangan dari Fukui juga harus menghasilkan perubahan positif, seperti pergeseran sikap pekerja industri primer dan peningkatan produktivitas. Bahkan di masa depan, ketika efek perubahan iklim semakin intensif, kami berharap dapat memelihara wilayah yang dapat mempertahankan industri primer yang kaya yang mampu memproduksi makanan lezat, akhirnya memperluas inisiatif ini ke seluruh Jepang.
INFORMATION
- What
- FOODINNO 2040
- When
- 2023
- Where
- Fukui, Japan
- Client
- SDGs
CREDIT
- Art Direction
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa)
- Graphic Design
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa, Moe Shibata, Ayano Kosaka, Yuta Horimoto)
- Management
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa, Kosuke Matsushima)
- Web Design
- NOSIGNER (Eisuke Tachikawa, Ryo Fukusawa)
- Development





